TRIBUNMETRO.COM, JAKARTA – Tas noken berbahan kulit menjadi salah satu produk unggulan yang diperkenalkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, dalam Kriyanusa 2026 di Hall A Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Produk tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi Dekranasda Kabupaten Puncak dalam mengembangkan noken sebagai warisan budaya Papua agar dapat diterima dalam kebutuhan fesyen masa kini.

Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Puncak, Beatrix Manggo, mengatakan produk noken yang ditampilkan tidak hanya mempertahankan unsur tradisional, tetapi juga dikembangkan melalui kombinasi material kulit sehingga menghasilkan desain yang lebih modern.

“Kami membawa tas noken yang dikombinasikan dengan kulit. Kami ingin noken bisa tampil lebih kekinian dan modern sehingga dapat digunakan dalam berbagai kesempatan,” kata Beatrix.

Dalam Kriyanusa 2026, Dekranasda Kabupaten Puncak membawa berbagai produk tas yang dibuat melalui perpaduan noken dengan material kulit, antara lain kulit buaya, biawak, dan kulit sapi.

Selain tas, berbagai produk kerajinan berbasis potensi alam Papua juga ditampilkan, termasuk pakaian berbahan kulit kayu, aksesori, hiasan meja, pakaian adat pria pegunungan, tempat tisu, serta produk berbahan kain batik.

Menurut Beatrix, pengembangan desain menjadi salah satu langkah penting agar produk tradisional dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Tema yang kami bawa adalah dari alam Papua. Semua produk yang ditampilkan merupakan produk seni dan kerajinan dari Tanah Papua,” ujarnya.

Produk Dekranasda Kabupaten Puncak juga telah dipasarkan melalui berbagai saluran, termasuk Shopee dan Instagram. Jaringan komunitas di luar negeri turut membantu memperkenalkan produk tersebut.

Beatrix mengungkapkan, produk kerajinan Kabupaten Puncak bahkan telah menjangkau Korea Selatan, termasuk Busan.

Ia berharap Kriyanusa 2026 menjadi pintu masuk bagi terbukanya kerja sama pemasaran maupun kolaborasi dengan pelaku usaha dari berbagai daerah.

“Kami berharap pengunjung dapat melihat langsung produk Kabupaten Puncak dan terbuka peluang kolaborasi dengan daerah lain,” tuturnya.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *