TRIBUNMETRO.COM, Jakarta – Komisaris Utama PT Grahatama Persada Nusantara (GPN) Group, Dwi Windyarto, mengungkapkan pentingnya memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari pengembangan bisnis perusahaan.

Upaya tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat kerja dan evaluasi kinerja GPN Group bersama 32 staf manajemen yang mewakili 12 gedung yang dikelola perusahaan. Pertemuan berlangsung di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Menurut Dwi, pengelolaan gedung untuk berbagai kegiatan memiliki keterkaitan dengan banyak bidang usaha, terutama industri pernikahan, penyelenggaraan acara, hiburan, dan jasa pendukung lainnya.

Karena itu, pengembangan bisnis perusahaan tidak hanya diarahkan pada peningkatan pendapatan dan pemanfaatan fasilitas gedung, tetapi juga pada penguatan hubungan kerja sama dengan para pelaku usaha yang mendukung kegiatan tersebut.

Dwi Windyarto Dorong Program Apresiasi untuk Pelaku UMKM

GPN Group berencana mengembangkan program apresiasi bagi pelaku UMKM yang berkontribusi dalam industri penyelenggaraan acara dan sektor pendukungnya.

Sejumlah bidang yang menjadi perhatian meliputi jasa katering, dekorasi, industri pernikahan, hiburan, dan seni.

Dwi Windyarto menjelaskan bahwa pengalaman dari penyelenggaraan program sebelumnya akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan konsep kegiatan berikutnya.

Penyempurnaan tersebut mencakup pengembangan kategori penghargaan, peningkatan kualitas penyelenggaraan, serta perluasan partisipasi pelaku usaha dari berbagai sektor.

Dengan pengembangan tersebut, program apresiasi diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha yang memiliki keterkaitan dengan industri acara, pariwisata, dan perhotelan.

Program ini juga diarahkan untuk memberikan ruang bagi pelaku UMKM dalam memperkenalkan kemampuan, membangun jejaring usaha, dan meningkatkan peluang kerja sama.

GPN Group Buka Peluang Kolaborasi dengan Pemerintah dan Industri

Untuk mendukung pelaksanaan program apresiasi, GPN Group berencana menjajaki kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah, kementerian terkait, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta pelaku industri.

Dwi Windyarto berharap keterlibatan berbagai pihak dapat memperluas jangkauan program dan meningkatkan manfaatnya bagi para pelaku usaha.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan membuka kesempatan bagi UMKM untuk membangun hubungan bisnis yang lebih luas dengan pengelola gedung dan penyelenggara acara.

Meski demikian, nama program, kategori final, dan jadwal pelaksanaan masih memerlukan penetapan lebih lanjut.

Pengembangan Bisnis GPN Group Tidak Terlepas dari Kemitraan

Bagi GPN Group, kemitraan dengan pelaku usaha merupakan salah satu aspek yang mendukung kegiatan operasional gedung.

Berbagai acara yang diselenggarakan di gedung perusahaan melibatkan penyedia jasa katering, dekorasi, fotografi, hiburan, tata rias, wedding organizer, hingga multimedia.

Keterlibatan berbagai bidang usaha tersebut membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dan tenaga kerja yang bergerak dalam industri pendukung acara.

Melalui penguatan kemitraan, perusahaan berupaya menjaga kesinambungan kegiatan usaha sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Di sisi lain, GPN Group juga terus mengevaluasi pengelolaan gedung agar fasilitas dan layanan yang ditawarkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

GPN Group Evaluasi 12 Gedung dan Siapkan Ekspansi Bisnis

Penguatan kemitraan UMKM berjalan beriringan dengan upaya GPN Group meningkatkan kinerja bisnis. Dalam rapat evaluasi tersebut, perusahaan meninjau pencapaian target, pengelolaan pendapatan, kerja sama dengan pihak ketiga, serta produktivitas setiap gedung.

Dwi Windyarto mengatakan evaluasi diperlukan untuk mengetahui perkembangan masing-masing unit usaha dan menentukan langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi tantangan bisnis.

Memasuki dua bulan terakhir 2026, ia optimistis perusahaan masih memiliki kesempatan untuk mengoptimalkan kinerja dan mencapai target yang telah ditetapkan.

“Kita selalu memberikan target agar seluruh jajaran memiliki semangat untuk mencapainya. Masih ada bulan November dan Desember untuk memaksimalkan kinerja. Kami optimistis pada akhir tahun target perusahaan bisa tercapai 100 persen,” ujar Dwi.

Selain mengejar target akhir tahun, GPN Group juga membuka peluang pengembangan usaha melalui penambahan gedung yang dikelola.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan bahwa perusahaan telah mengajukan proposal kerja sama kepada Kementerian Sosial dan berharap terdapat peluang untuk menambah sekitar tiga gedung. Realisasinya masih bergantung pada perkembangan proses kerja sama dengan pihak terkait.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperluas cakupan usaha sekaligus meningkatkan peluang penyelenggaraan acara dan kerja sama dengan mitra bisnis.

Perkuat Fondasi Bisnis Menuju 2027

Rapat kerja dan evaluasi GPN Group turut dihadiri Direktur Utama Brahmani Anggarini, Direktur Operasional dan Keuangan Indira Gozali, serta Komisaris Handoko.

Melalui evaluasi kinerja, pengembangan program apresiasi UMKM, penguatan kemitraan, dan penjajakan peluang pengelolaan gedung baru, GPN Group berupaya mempersiapkan strategi bisnis untuk 2027.

Dwi Windyarto menempatkan pencapaian target dan peningkatan produktivitas sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan usaha. Pada saat yang sama, kolaborasi dengan pelaku UMKM diharapkan dapat memperkuat jaringan kemitraan dan menciptakan peluang ekonomi bagi berbagai pihak.

Dengan menggabungkan evaluasi operasional dan pengembangan kerja sama, GPN Group berupaya meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus memperluas manfaat bisnis pengelolaan gedung bagi mitra usaha dan pelaku industri pendukung acara.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *